.kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

web stats

Kamis, 29 Mei 2014

PEMANFAATAN CUACA DAN IKLIM


Penyebaran tumbuh-tumbuhan pada zone panas adalah padi, kelapa, kelapa sawit, jagung, tebu, kopi, dan perkebunan karet (Havea braziliensis). Batas produktif untuk karet kurang lebih 700 meter di atas permukaan laut. Pada zone sedang sejuk, umumnya mulai adanya lahan yang cocok untuk perkebunan teh (Tea assamica dan Tea Cinica) dan perkebunan kina (Cinchonna). Pertanian hortikultura adalah kol, kacang, tomat, kentang, dan cabe. Zona dingin masih ditumbuhi jenis rumput alpina, rhododendrom, dan lumut. Zone dingin pada ketinggian 3500 atau 4400 meter dpl, sering tertutup oleh salju seperti Puncak Jayawijaya, Papua.

Secara umum, Indonesia berada pada zone iklim tropis karena posisi lintangnya yang terletak antara 6°LU–11°LS. Namun karena adanya berbagai faktor geografis, pola 
iklim negara Indonesia memiliki karakteristik tersendiri. Beberapa faktor yang mem pengaruhi pola iklim Indonesia antara lain sebagai berikut.
  1. Letak wilayah Indonesia di sekitar ekuator mengakibatkan rata-rata suhu tahunan senantiasa tinggi (suhu bulan terdingin masih di atas 18°C), karena penyinaran Matahari senantiasa tegak.
  2. Letak kepulauan Indonesia di sekitar ekuator mengakibatkan sebagian besar wilayahnya berada pada kawasan angin tenang (doldrum) sehingga terbebas dari bencana akibat badai tropis (siklon).
  3. Bentuk wilayah Indonesia berupa kepulauan yang dikelilingi laut mengakibatkan rata-rata kelembapan udara tinggi, bahkan pada musim kemaraupun kelembapan relatifnya masih di atas 70%–80%.
  4. Posisi negara Indonesia yang diapit oleh samudra dan benua mengakibatkan pola iklim Indonesia dipengaruhi sirkulasi angin muson yang berembus dari benua Asia atau Australia.
  • Pola Suhu Indonesia
Kondisi suhu udara di atas kepulauan Indonesia senantiasa berkisar sepanjang tahun rata-rata di atas 18°C. Suhu udara harian biasanya mencapai puncaknya sekitar pukul 14.00–15.00, sedangkan suhu terendah biasanya sekitar pukul 05.00–06.00. Selain itu, rata-rata suhu harian dipengaruhi oleh perbedaan ketinggian.
  • Pola Curah Hujan Indonesia
Curah hujan di wilayah Indonesia berbeda-beda di berbagai tempat. Terdapat daerah-daerah yang memiliki curah hujan sangat tinggi, namun ada pula yang relatif rendah. Secara umum, rata-rata curah hujan kawasan Indonesia bagian barat lebih tinggi dibanding kan dengan bagian tengah dan timur. Oleh karena posisi lintang Indonesia terletak di sekitar ekuator, pola curah hujan di atas wilayah Indonesia dipengaruhi oleh pergeseran Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT). Bulan-bulan yang memiliki curah hujan terbanyak biasanya sesuai dengan posisi DKAT. Sebagai contoh, wilayah Pulau Jawa dilalui oleh garis DKAT sekitar Januari dan Februari. Pada bulan-bulan inilah curah hujan Pulau Jawa mencapai titik tertinggi. Adapun pengaruh DKAT adalah di wilayah tersebut massa udara naik secara vertikal ke atmosfer sehingga banyak membentuk awan dan mengakibatkan turunnya hujan zenithal atau hujan konveksional.
Berdasarkan rata-rata curah hujan tahunan, Kepulauan Indonesia dibagi ke dalam empat daerah hujan, yaitu sebagai berikut.
  1. Daerah curah hujan di atas 3.000 mm/tahun, yaitu wilayah dataran tinggi Sumatra Barat, Kalimantan Tengah, beberapa daerah di Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Lombok, dan dataran tinggi Papua.
  2. Daerah curah hujan antara 2.000–3.000 mm/tahun, yaitu sebagian wilayah Sumatra Timur, Kalimantan Selatan dan Timur, sebagian besar Jawa Barat dan Jawa Tengah, sebagian besar wilayah Papua dan Maluku.
  3. Daerah curah hujan di atas 1.000–2.000 mm/tahun, yaitu sebagian besar wilayah Nusa Tenggara, Kepulauan Aru dan Kepulauan Tanimbar, serta daerah Merauke.
  4. Daerah curah hujan kurang dari 1.000 mm/tahun, meliputi wilayah padang rumput di Nusa Tenggara, kota Palu dan Luwuk Sulawesi Tengah.
Pengaruh Cuaca dan Iklim bagi Kehidupan
Cuaca dan iklim merupakan salah satu faktor alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Pengetahuan tentang pola musim, curah hujan, dan gerakan angin misalnya dapat dimanfaatkan bagi sektor pertanian, perkebunan, dan transportasi. Selain itu pengetahuan tentang karakteristik atmosfer dapat kita manfaatkan untuk pemantulan gelombang radio.
  • Pemanfaatan Cuaca dan Iklim dalam Bidang Pertanian
Bagi Indonesia yang sebagian besar penduduknya bergerak dalam sektor agraris, karakter iklim seperti curah hujan, suhu, dan musim sangat mempengaruhi pola kehidupannya.
Pada zaman dahulu ketika pengetahuan cuaca dan iklim belum berkembang, nenek moyang kita sudah memanfaatkan datangnya musim bagi pola tanam. Mereka berpendapat bahwa bulan-bulan yang berakhiran kata ber (September, Oktober, November, dan Desember) merupakan musim hujan. Pada musim hujan, para petani mulai turun ke sawah dan ladang untuk mengolah lahan. Melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, faktor-faktor iklim benar-benar dijadikan salah satu pertimbangan dalam penentuan kecocokan jenis tanaman yang akan dibudidayakan di suatu tempat. Misalnya, tanaman padi sangat cocok jika dibudidayakan di daerah dataran rendah yang beriklim panas, sedangkan perkebunan hortikultur sangat baik dikembangkan di dataran tinggi yang suhunya relatif sejuk.
Para nelayan tradisional sering kali memanfaatkan pola angin dan musim pada aktivitas mencari ikan. Sebagai contoh, pada zaman dulu para nelayan memanfaatkan angin darat dan angin laut untuk pergi dan pulang menangkap ikan di laut. Selain itu, para nelayan jarang mencari ikan pada periode berembusnya angin barat, karena sering terjadi angin ribut dan disertai hujan lebat.
  • Pemanfaatan Cuaca dan Iklim dalam Bidang Komunikasi
Salah satu lapisan atmosfer Bumi adalah ionosfer yang memiliki kemampuan memantulkan gelombang radio. Sifat fisik lapisan ini dimanfaatkan manusia dalam bidang komunikasi untuk penyiaran radio, sehingga arus informasi dapat dengan mudah dan cepat diterima oleh masyarakat. 

Melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang atmosfer dan sistem komunikasi, saat ini negara kita telah memiliki satelit komunikasi PALAPA yang ditempatkan di atmosfer pada lokasi geostasioner dengan ketinggian sekitar 36.000 km di atas muka Bumi.
  • Pemanfaatan Cuaca dan Iklim dalam Bidang Transportasi
Dalam bidang transportasi, faktor-faktor cuaca seperti pola angin dan curah hujan sangat mempengaruhi kelancaran jalur transportasi, baik transportasi laut maupun udara. Sebagai contoh jalur pelayaran akan sangat terganggu jika terjadi angin ribut atau badai yang disertai hujan lebat. Demikian pula dalam sistem transportasi udara. Oleh karena itu, setiap hari televisi senantiasa menginformasikan prakiraan cuaca.
  • Pemanfaatan Cuaca di Bidang Industri
Pada industri tradisional banyak yang masih bergantung pada kondisi cuaca. Industri itu umumnya yang membutuhkan panas Matahari, antara lain industri genteng, batu bata, dan kerupuk. Cuaca juga mempengaruhi aktivitas penduduk sehari-hari. Suatu teknik baru yang sangat menarik untuk menelaah iklim masa lalu adalah pemakaian suatu alat yang disebut “termometer geologi”, yang dikembangkan ahli kimia bangsa Amerika bernama Harold C. Vrey dari universitas Chicago. Teknik ini didasarkan pada analisis isotop oksigen

Ø  Perubahan Iklim Global

Iklim di dunia selalu berubah, baik menurut ruang maupun waktu. Perubahan iklim ini dapat dibedakan berdasarkan wilayahnya (ruang), yaitu perubahan iklim secara lokal dan global. Berdasarkan waktu, iklim dapat berubah dalam bentuk siklus, baik harian, musiman, tahunan, maupun puluhan tahun. Perubahan iklim adalah perubahan unsur-unsur iklim yang mempunyai kecenderungan naik atau turun secara nyata.
·       Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global
Perubahan iklim global disebabkan oleh meningkatnya kosentrasi gas di atmosfer. Hal ini terjadi sejak revolusi industri yang membangun sumber energi yang berasal dari batu bara, minyak bumi dan gas yang membuang limbah gas di atmosfer seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oksida (N2O). Sang surya yang menyinari bumi juga menghasilkan radiasi panas yang ditangkap oleh atmosfer sehingga udara bumi bersuhu nyaman bagi kehidupan manusia.Apabila kemudian atmosfer bumi dijejali gas, terjadilah “efek selimut” seperti yang terjadi pada rumah kaca, yakni radiasi panas bumi yang lepas ke udara ditahan oleh “selimut gas” sehingga suhu bumi naik dan menjadi panas. Semakin banyak gas dilepas ke udara, semakin tebal “selimut Bumi”, semakin panas pula suhu bumi. Dan beberapa penyebab lainnya ini juga berakibat buruk bagi ekosistem. Sebagai contoh, diatom dalam air yang berfungsi sebagai makanan ikan sekaligus penyerap karbondioksida saat ini terancam populasinya turun akibat ketidakmampuan diatom dalam beradaptasi dengan perubahan suhu yang ada. Jika hal ini terus berlanjut tanpa ada upaya penyelesaian, populasi ikan laut dapat menurun. Selain itu, perubahan iklim ini juga menyebabkan beberapa spesies flora fauna terancam.


·        Dampak Perubahan Iklim Global
Perubahan iklim yang diperkirakan akan menyertai pemanasan global adalah sebagai berikut:
1.      Mencairnya bongkahan es di kutub sehingga permukaan laut naik.
Air laut naik maka akan menenggelamkan pulau dan menghalangi mengalirnya air sungai ke laut yang menimbulkan banjir di dataran rendah kalau di Indonesia seperti pantai utara Pulau Jawa, dataran rendah Sumatera bagian timur, Kalimantan bagian selatan, dan lain-lain. Yang paling mencemaskan adalah berubahnya iklim sehingga berdampak buruk pada pola pertanian Indonesia yang mengandalkan makanan pokok beras pada pertanian sawah yang bergantung pada musim hujan. Suhu bumi yang panas menyebabkan mengeringnya air permukaan sehingga air menjadi langka. Ini memukul pola pertanian berbasis air. 
2.     Meningkatnya resiko kebakaran hutan. 

Upaya Penanggulangan Pengaruh Iklim terhadap Kehidupan
Di zaman ini perubahan cuaca tidak menentu sudah menjadi hal yang wajar, bukan suatu kelangkaan fenomena alam lagi. Jika dulu kita bisa memprediksi kapan akan datang hujan kapan akan datang kemarau sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatu. Kapan kita harus membawa payung, kapan kita harus membawa jaket dan kapan kita harus menghindari diri dari inar matahari. Namun nyatanya sekarang semuanya menjadi sesuatu yang sulit. Contohnya saja pagi ini cuaca sangat mendukung sehingga kita bisa melakukan aktifitas tanpa terganggu dengan yang namanya cuaca dingin dan hujan. Namun tanpa disangka suasana yang tadinya cerah pada siang hari berubah menjadi mendung, kemudian turun hujan. Setalah hujan selesai kemudian cuaca cerah lagi dan malam hari hujan kembali turun.
Masalah lainnya yang sering muncul di Indonesia dan mungkin Negara yang lainnya, yaitu masalah banjir. Sekarang sekecil apapun hujan yang datang kemungkinan untuk terjadinya banjir semakin besar. Bahkan sekarang banyak sekali berita-berita internasional yang menceritakan tentang kejadian banjir yang terjadi di negara-negara yang jarang sekali bahkan tidak pernah terkena peristiwa ini. Curah hujan yang tinggi akan berdampak pada berlimpahnya air diberbagai tempat. Air yang berlimpah ini bisa saja menyebabkan banjir, kalaupun tidak sampai menimbulkan banjir curah hujan yang tinggi akan membuat aktivitas manusia sedikit tersendat. Itu baru salah satu pengaruh cuaca dan iklim terhadap kehidupan. Masih banyak pengaruh lainnya yang disebabkan oleh cuaca dan iklim disuatu tempat seperti angin badai dan gelombang pasang namun masalah curah hujan ini mungkin menjadi hal yang paling serius karena yang ini adalah peristiwa yang sudah sangat sering sekali terjadi di daerah manapun.





Cara penyelesaiannya atau lebih tepat untuk mengurangi dampak dari banjir itu sendiri, sebagai berikut:

1.        Desain Rumah, salah satu caranya adalah dengan memperhatikan yang namanya desain rumah.
2.       Cuaca dan iklim juga mempengaruhi jenis tanah.
Sebagai contoh jenis tanah yang berawa-rawa akan membuat orang membangun rumah panggung, seperti banyak yang ditemui di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Rumah panggung ini selain menghindari diri dari banjir juga dari binatang buas yang menghuni rawa-rawa. Contoh lain di daerah yang berbeda adalah dengan membangun rumah dengan atap yang rendah. Banyaknya angin ribut membuat orang-orang yang ada di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta membangun rumah dengan atap yang rendah. Atap rumah yang rendah membuat pergerakan angin tidak bisa menerbangkan atap rumah yang sebagian terbuat dari daun kelapa. Itulah beberapa contoh tentang desain rumah yang aman untuk kita tinggali namun tentunya harus disesuaikan dengan kondisi daerah kita masing-masing. Jangan sampai kita tinggal di Daerah Gunung Kidul kita malah membuat rumah panggung yang nantinya malah rumah kita akan rusak karena terjangan angin ribut. Membersihkan selokan dari sampah-sampah yang dapat menyumbat arus air di selokan, supaya ketika hujan datang air di selokan dapat mengalir dengan lancar.

Perubahan iklim  ini menyebabkan banyak sekali dampak negatifnya dalam kehidupan manusia sehari–hari. Dimulai dari bencana alam yang silih berganti, berkurangnya daratan yang ada, bahaya kerawanan pangan, wabah penyakit seperti malaria, demam berdarah, dan lain–lain. Juga gangguan pada saluran pernafasan dan alergi, bahaya kanker kulit, ketidakseimbangan ekosistem, perluasan daerah padang gurun, penurunan keanekaragaman hayati, jumlah persediaan air tawar bagi penduduk dunia semakin menipis, dan berbagai dampak lainnya yang mungkin saja dapat terjadi sebagai imbas dari efek – efek sebelumnya. Langkah – langkah dalam mengurangi dampak perubahan iklim secara garis besar dapat dibagi menjadi dua, yaitu adaptasi dan mitigasi.
Adaptasi disini adalah upaya penyesuaian diri. Sedangkan mitigasi adalah upaya pengurangan. adaptasi mencakup cara-cara menghadapi perubahan iklim dengan melakukan penyesuaian yang tepat – bertindak untuk mengurangi berbagai pengaruh negatifnya, atau memanfaatkan efek-efek positifnya. Sementara itu, mitigasi meliputi pencarian cara-cara untuk memperlambat emisi gas rumah kaca atau menahannya, atau menyerapnya ke hutan atau ‘penyerap’ karbon lainnya.Masyarakat bersama dengan pemerintah dapat mengembangkan teknologi rumah anti banjir, mulai melakukan penghematan air di bulan – bulan kering, melakukan konservasi keanekaragaman hayati, perbaikan manajemen dan pemeliharaan air yang ada, onservasi daerah tangkapan air, para petani diberikan penyuluhan yang baik tentang sistem irigasi yang jauh lebih baik, melakukan diversifikasi dan intensifikasi pada tanaman pangan dan perkebunan, pengembangan cagar alam atau wilayah konservasi alam, pengembangan peringatan dini untuk mengantisipasi kebakaran hutan, mengadakan konservasi hutan– hutan bakau, terumbu karang, dan vegetasi di pinggir pantai lainnya, pengawasan terhadap penyakit yang lebih baik, dan lain–lain.
Mitigasi,banyak cara yang dapat kita lakukan dengan melakukan upaya pengurangan dampak perubahan iklim ini. Sebagai contoh, mulai mengefisiensikan penggunaan energi yang ada, mengolah sampah–sampah yang ada dengan proses Recycle, Reuse, Reduce. Menanam pohon– pohon di sekitar pekarangan rumah, menggunakan kantong belanja dan mengurangi penggunaan plastik, ke tempat yang jaraknya dekat dengan berjalan kaki, dan lain–lain.


BANK INDONESIA


BANK INDONESIA
Definisi
ð Menurut UURI Nomor 3 Tahun 2004 tentang perubahan atas UURI no.23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia,”Bank Indonesia adalah lembaga negara yang independen dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya,bebas dari campur tangan pemerintah dan/atau pihak lain,kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam UU.”
Tujuan BI
ð Mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah.
-          Terhadap barang dan jasa
-          Terhadap mata uang negara lain
Usaha BI untuk mencapai tujuan
ð Melaksanakan kebijakan moneter secara berkelanjutan,konsisten,transparan,dan harus mempertimbangkan kebijakan umum pemerintah di bidang perekonomian.
Tugas BI
1)      Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
Kebijakan moneter adalah kebijakan BI untuk menjaga kestabilan nilai rupiah melalui pengendalian jumlah uang yang beredar dan suku bunga.
2)      Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
Untuk hal tersebut,BI adalah satu-satunya lembaga yang berwenang mengeluarkan,mengedarkan,mencabut dan menarik serta memusnahkan uang rupiah dari peredaran.
Wewenang BI
1     Menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi.
2     Melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara sbb :
a.      Operasi pasar terbuka di pasar uang baik rupiah maupun valuta asing.
b.      Penetapan tingkat diskonto.
c.       Penetapan cadangan wajib minimum.
d.      Pengaturan kredit dan pembiayaan.
Peran utama BI dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.
1)      BI memiliki tugas untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka. BI telah menetapkan kebijakan inflation targeting framework
2)      BI berperan vital dalam mekanisme pengawasan dan regulasi untuk menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat.
3)      BI memiliki kewenangan untuk menjaga dan mengatur kelancaran sistem pembayaran.
4)      Fungsi BI dalam riset dan pemantauan,BI dapat mengakses informasi-informasi yang mengancam stabilitas keuangan.
5)      BI memiliki fungsi sebagai jaring pengaman sistem keuangan (Lender of the last resort/LoLR)
Peran BI dalam sistem pembayaran.
-          BI yang mempunyai peran sebagai operator,regulator,dan pengguna sistem pembayaran mempunyai kewajiban sbb :
a.  Merumuskan dan menetapkan kebijakan,baik dituangkan dalam bentuk regulasi atau bentuk lainnya.
b.  Memberikan izin penyelenggaraan sistem pembayaran.
c.   Konsultasi dan fasitlitasi pada penyelenggara sistem pembayaran.
d.  Pengawasan (Oversight) terhadap penyelenggara sistem pembayaran.
e.  Sosialisasi dan edukasi.
Pegelolaan uang rupiah oleh BI.
1)      Terkait dengan tugas bank,mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran,BI menerbitkan peraturan BI nomor 14/7/PBI/2012 Tentang Pengelolaan Uang Rupiah.
2)      BI melakukan perencanaan dan penentuan jumlah uang rupiah yang dicetak dengan dengan memperhatikan antara lain asumsi tingkat inflasi,asumsi pertumbuhan ekonomi,dll.
3)      Dalam pencetakan uang rupiah,BI menunjuk BUMN sebagai pelaksana pencetak uang rupiah.
4)      BI menetapkan tanggal,bulan,dan tahun mulai berlakunya uang rupiah sebagai alat yang sah di wilayah NKRI.
5)      BI merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang mengedarkan uang rupiah kepada masyarakat. Pengedaran uang dilakukan oleh BI sesuai dengan kebutuhan jumlah uang beredar.
6)      Menetapkan uang rupiah tidak sebagai alat pembayaran yang sah dengan cara pencabutanndan penarikan dari pengedaran. Dan BI memberikan gantinya atas uang yang telah dicabut sebesar nilai nominal yang setara.
7)      BI melaksanakan pemusnahan terhadap hal-hal berikut :
a.      Uang rupiah tidak layak edar
b.      Uang rupiah masih layak edar namun dengan pertimbangan tidak ekonomis.
c.       Uang rupiah sudah tidak berlaku.
8)      Dalam pengelolaan uang rupiah,BI juga melakukan beberapa hal berikut :
1.      Melakukan kerjasama dengan badan yang mengurusi pemberantasan uang palsu
2.      Mengeluarkan uang rupiah khusus.
3.      Menyediakan sarana untuk mensosialisasikan setiap uang rupiah.
4.      Melakukan pengawasan terhadap bank/pihak lain dalam pengelolaan uang rupiah.
5.      Berwenang untuk menentukan keaslian rupiah.

Rabu, 28 Mei 2014

BANK



BANK


A. Sejarah Bank
ð Kata bank berasal dari bahasa Itali,yaitu banco. Banco pada masalalu berarti bangku atau meja. Meja dalam sejarah bank pertama kalinya digunakan sebagai tempat menukar uang.
B.  Pengertian Bank
Pengertian Bank menurut ahli
ð Menurut prof. G.M Verryn Stuart,bank adalah suatu badan usaha yang bertujuan untuk memberi kredit,baik dengan uang sendiri maupun uang yang dipinjam dari orang lain,dan mengedarkan alat penukar berupa uang kertas dan uang giral.
Pengertian Bank menurut UU
ð Menurut UU Perbankan No.7 Tahun 1992 dan UU Perbankan No.10 Tahun 1998 tentang perubahan atas UU No.7 Tahun 1992 tentang perbankan, dijelaskan bahwa bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat berbentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
C.  Fungsi Bank
1.    Berdasarkan Pasal 3 UU no.7 Tahun 1992 jo UU No.10 Tahun 1998 tentang Perbankan,”Fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat.”
2.    Bank juga berfungsi sebagai pelayan
3.    Bank sebagai Lembaga perantara keuangan (financial intermediary)
4.    Bank sebagai agen pembangunan ( agent of Development)

D. Prinsip-prinsip Bank dalam menjalankan kegiatan usahanya :
A.   Prinsip Kehati-hatian (Prudential Principle)
B.   Prinsip Kepercayaan (Fiduciary Principle)
C.   Prinsip Kerahasiaan (Confidential Principle)
D.   Prinsip mengenal nasabah (Know Your Costumer Principle)

E.  Bank dapat dikelopmpokkan atas jenis kegiatannya,bentuk badan hukum dan kepemilikannya.
      i.     Pembagian bank menurut jenis kegiatannya :
1)      Bank Sentral. Bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI).
2)      Bank umum. Bank umum yaitu bank yang melakukan kegiatan usahanya secara konvensional dan atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Bank umum sering juga disebut bank komersial (commercial bank).
3)      Bank Syariah, yaitu bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip Syariah. Prinsip Syariah adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa dibidang Syariah. Ada 3 jenis Bank Syariah,yaitu Bank Umum Syariah, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah dan Unit Usaha Syariah.
4)      Bank Perkreditan Rakyat (BRP),yaitu bank yang menerima simpanan dari masyarakat hanya dalam bentuk deposito berjanka,tabungan,atau bentuk lainnya dan memberikan pinjaman pada masyarakat.
        ii.     Menurut bentuk badan hukum,bank dibedakan menjadi bank yang berbadan hukum perseroan terbatas (PT),firma,koperasi,dan perusahaan perorangan.
      iii.     Berdasarkan faktor kepemilikan,bank dapat dikelompokkan atas bank pemerintah,bank swasta,bank campuran,dan bank milik pemerintah daerah.

Pemanfaatan Produk dan Jasa Perbankan
1.    Aliran dana dari masyarakat yang masuk ke bank disebut kredit pasif,karena uang tersebut tersimpan di bank. Sebaliknya,dana yang digunakan masyarakat untuk kegiatan produktif disebut kredit aktif.
2.    Jenis kegiatan bank dalam menghimpun dana dari masyarakat adalah sebagai berikut :
a.    Giro adalah simpanan atau tabungan dari nasabah di bank yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
b.    Tabungan berjangka (deposito berjangka) adalah sejumlah uang yang disimpan oleh nasabah di bank dengan jangka waktu penarikan yang  telah ditentukan.
c.    Tabungan adalah simpanan nasabah di bank yang penarikan dananya dapat dilakukan setiap saat,sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
d.    Deposit on call adalah jenis tabungan tetap yang dapat diambil setelah ada pemberitahuan terlebih dahulu dari si penabung.
e.    Deposit automatic roll over adalah suatu jenis deposito yang jika uangnya tidak diambil pada waktu jatuh tempo,deposito langsung diperpanjang dan bunganya langsung dihitung secara otomatis.

3.    Dana yang diberikan bank pada masyarakat untuk berbagai tujuan disebut kredit aktif. Jenis kredit aktif adalah sebagai berikut :
a.    Kredit rekening koran (R/K) adalah kredit yang diberikan sesuai dengan kebutuhan.
b.    Kredit remburs (Letter of credit) adalah pinjaman yang diberikan suatu bank kepada nasabah dengan cara membayar harga pembelian suatu barang.
c.    Kredit aksep adalah kredit yang diberikan bank dengan cara menandatangani aksep yang ditarik oleh nasabah (pelanggan).
d.    Kredit dokumenter adalah kredit yang diberikan oleh bank kepada nasabah (pelanggan) atas jaminan dokumen yang diserahkan ke bank.
e.    Kredit dengan jaminan surat-surat berharga adalah kredit yang diberikan oleh bank kepada pelanggan untuk membeli surat-surat berharga.

4.    Selain memberi kredit kepada masyarakat dengan uangnya sendiri atas dana yang telah dihimpun dari masyarakat,bank juga menjual atau melakukan kegiatan yang dapat menghasilkan. Di antaranya adalah sebagai berikut :
a.      Jual beli valuta asing
b.      Jasa penyimpanan
c.       Pengiriman/transfer uang
d.      Pemberian jaminan
e.      Menawarkan kartu kredit
f.        Menyediakan cek perjalanan.
g.      Melakukan penagihan piutang (inkaso) untuk nasabahnya.
h.      Menyediakan ATM (Anjungan Tunai Mandiri/Automatic Teller Machine)
i.        Memberikan jasa kartu debit.

5.    Pemanfaatan jasa perbankan dan lembaga keuangan lainnya didorong oleh berbagai alasan,diantaranya :
               I.          Menumbuhkan sikap hidup hemat
             II.          Menambah penghasilan
           III.          Memperkuat keamanan
           IV.          Meningkatkan produktivitas

Lapisan Atmosfer

Bumi memiliki pelindung yang berupa lapisan udara. manusia mungkin dapat bertahan hidup dalam beberapa minggu tanpa makanan dan mungkin dapat bertahan hidup beberapa hari tanpa air,namun manusia hanya dapat bertahan beberapa menit tanpa udara. lapisan udara yang menyelubungi bumi disebut atmosfer.

  1.  Pengertian atmosfer
          Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet,termasuk bumi,dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. Di bumi,lapisan atmosfer terdapat dari ketinggian 0 km diatas permukaan tanah,sampai dengan sekitar 560 km diatas permukaan bumi.

  2.  Kandungan Gas dalam Atmoster
         Atmosfer terdiri atas berbagai macam gas. Gas tersebut memiliki jumlah yang tidak sama. Berikut ini komposisi gas-gas yang terdapat di dalam atmosfer.
a.   Nitrogen (N2) sebesar 78,08%
b.   Oksigen (O2) sebesar 20,95%
c.   Argon (Ar) sebesar 0,93%
d.   Karbondioksida (CO2) sebesar 0,037%
e.   Neon (Ne) sebesar 0,0018%
f.    Helium (He) sebesar 0,0005%
g.   Ozon (O3) sebesar 0,000004%
h.   Hidrogen (H) sebesar 0,00006%
i.    Klorofluorokarbon (CFC) sebesar 0,00000002%
j.    Xenon (Xe) sebesar 0,000009%
k.   Metana (CH4) sebesar 0,00017%

  3.  Struktur Lapisan Atmosfer
a.  Troposfer (0-10 km)
    Troposfer berada pada lapisan atmosfer paling bawah. Manusia dan mahluk hidup lainnya hidup di lapisan ini. Fungsi dari lapisan ini adalah :

  1. Menjadi tempat akumulasi gas oksigen,karbondioksida dan Nitrogen
  2. Terjadi penyeimbangan panas permukaan bumi
  3. Tempat terjadi gejala alam seperti hujan
  4. Jalur lintasan pesawat terbang.
Terdapat pembatas antara troposfer dan stratorfer yaitu Tropopause. Lapisan ini merupakan lapisan diversi,yaitu semakin bertambah ketinggiannya,suhunya semakin turun.

b.  Stratosfer (10-30 km)
     Lapisan ini mempunyai 2 lapisan gas tipis yang tidak terdapat di troposfer. Ciri-ciri dari stratosfer yaitu :

  1. Lapisan bawah terdapat bahan sulfat yang mempengaruhi terjadinya hujan.
  2. Lapisan atas terdapat lapisan ozon terbesar.
  3. Merupakan lapisan inversi,yaitu ketika ketinggian semakin naik,suhu udara juga semakin naik.
  4. Kenaikan suhu disebabkan penyerapan radiasi matahari oleh ozon.
Terdapat pembatas antara lapisan stratosfer dan mesosfer bernama stratopause.

c.  Mesosfer (30-50 km)
     Lapisan ini merupakan lapisan dengan suhu paling dingin (-100 derajat celcius) yang menyebabkan meteor yang memasuki bumi akan pecah menjadi serpihan-serpihan kecil yang tidak membahayakan di bumi. Ciri-ciri dari lapisan mesosfer :

  1. Terdapat lapisan ion atau udara bermuatan listrik yang disebut lapisan D. Lapisan tersebut dapat terbentuk karena sinar ultraviolet pada molekul-molekul udara bertemu dengan elektron listrik negatif.
  2. Awan sinar malam yang berasal dari uap air/ debu meteorit muncul di lapisan ini
  3. Lapisan dengan suhu terdingin.
d.  Termosfer ( 50-80 km)
     Ciri-ciri dari lapisan ini :

  1. Terjadi ionisasi gas-gas oleh radiasi sinar matahari
  2. Disebut juga lapisan ionosfer.
  3. Muncul aurora (sinar kutub) pada lapisan ini
  4. Ionisasi gas dapat menjadikan sinyal-sinyal radio dapat dipantulkan kembali ke bumi.
e.  Eksosfer ( >300 km)
    Ciri-ciri dari lapisan ini :

  1. Kandungan gas utamanya Hidrogen.
  2. Kerapatan udaranya sangat tipis.
  3. Cahaya redup yaitu cahaya zodiakal & gegenschein muncul.
  4. Cahaya ini berasal dari pantulan sinar matahari oleh partikel debu meteorit.