.kotak_iklan {text-align: center;} .kotak_iklan img {margin: 0px 5px 5px 0px;padding: 5px;text-align: center;border: 1px solid #ddd;} .kotak_iklan img:hover {border: 1px solid #333}

web stats

Sabtu, 31 Mei 2014

KUMPULAN SOAL FISIKA SMA KELAS X


1.    Tiga pegas identik, masing-masing mempunyai konstanta elastisitas 280 N/m tersusun seri-paralel seperti pada gambar di bawah. Pada ujung bawah susunan pegas digantungi beban seberat w sehingga susunan pegas bertambah panjang 1 cm. Berat beban w adalah…
 

2.    Empat pegas identik mempunyai konstanta masing-masing sebesar 600 N/m, tersusun secara seri-paralel. Tentukan pertambahan panjang sistem pegas ketika diberi beban sebesar 20 Newton.

3.    Empat pegas identik disusun seri-paralel seperti gambar di bawah. Ketika diberi beban sebesar 20 Newton, sistem pegas bertambah panjang 5 cm. Tentukan
(a) konstanta gabungan sistem pegas yang tersusun seri-paralel
(b) konstanta masing-masing pegas.

4.     Tali berdiameter 2 mm ditarik dengan gaya 200 Newton. Tentukan tegangan tali!
5.    Seutas tali mempunyai panjang mula-mula 150 cm ditarik hingga tali tersebut mengalami pertambahan panjang 2 mm. Tentukan regangan tali!
6.    Suatu tali berdiameter 4 mm dan mempunyai panjang awal 2 meter ditarik dengan gaya  400 Newton hingga panjang tali berubah menjadi 2,02 meter. Hitung (a) tegangan tali (b) regangan tali (c) modulus elastisitas Young!
7.    Seutas tali nilon berdiameter 1 cm dan panjang awal 2 meter mengalami tarikan 200 Newton. Hitung pertambahan panjang senar tersebut! E nilon = 5 x 109 N/m2
8.    Tiang beton mempunyai tinggi 5 meter dan luas penampang lintang 3 m3 menopang beban bermassa 30.000 kg. Hitunglah (a) tegangan tiang (b) regangan tiang (c) perubahan tinggi tiang! Gunakan g = 10 m/s2. Modulus elastis Young Beton = 20 x 109 N/m2
9.  Sebuah mikroskop memiliki jarak titik api obyektif 2,0 cm. Sebuah benda diletakkan di bawah obyektif pada jarak 2,2 cm. Panjang mikroskop 24,5 cm dan pengamat dilakukan tanpa akomodasi. Jika pengamat bermata normal maka perbesaran total mikroskop bernilai... 

A. 20 kali 
B. 25 kali 
C. 50 kali 
D. 75 kali 
E. 100 kali


10. Kalor yang diperlukan untuk menaikan suhu 1 kg suatu zat cair yang mempunyai kalor jenis 300 J/Kg.K dari 20oC menjadi 30oC adalah….
11.    Zat cair yang massamya 4 kg dipanaskan dari suhu 20oC menjadi 80oC, memerlukan panas sebesar 6 × 105 Joule. Kalor jenis zat cair tersebut adalah…
12.    Berapa panas yang dilepaskan jika 1 kg besi (c = 460 J/kg K) turun suhunya dari 100°C menjadi 10°C?
13.    Aluminium dengan massa 0,1 kg suhunya mula - mula 10 °C. Jika diketahui kalor jenis alumunium 900 joule/kg°C, berapakah suhu akhir yang dihasilkan jika diberi kalor sebesar 8.100 joule?

Kamis, 29 Mei 2014

HISTORY ABOUT PRAMBANAN TEMPLE


Prambanan

A long long time ago in central Java lived a wise king.  His name was Prabu Boko.  He had a beautiful daughter whose name was Roro Jonggrang.  They lived in a palace on top of a hill.  At present we can visit the ruins of the palace that is located about two miles south of Prambanan temple.  The palace is called kraton Boko. His country was so prosperous that another king was jealous. 

There was a neighboring kingdom under king Bandung Bondowoso.  One day king Bandung attacked Prabu Boko.  In a fierce fight King Boko was killed and his kingdom was conquered.  The young Bandung Bondowoso fell in love with Roro Jonggrang when he saw her beauty.  He wanted to marry her so he proposed her.  But Roro Jonggrang definitely did not want to marry someone who had murdered her father.  So she gave a difficult condition.

She told Bandung that she would marry him if he could build one thousand temples in one night.  Bandung was surprised but he was optimistic he could meet the condition.  He was a powerful king and he had many friends among the genie and spirits.  So he asked them for help.  With the help of those invisible beings Bandung built the temples.

Meanwhile Roro Jonggrang and her people kept an eye on Bandung.  When it was almost dawn Bandung and the genie had built nine hundred ninety nine temples.  Roro Jonggrang was very worried.   If Bandung could meet her condition, she had to marry him.  Then she had a bright idea.  She ordered her people to make noise and lights.  Women were ordered to cook and make noise by hitting kitchen utensils.  Men were also ordered to make noise around the temples.  Then the genie thought that daylight had come.  They were afraid of the sunlight so they left immediately.  Without their help Bandung was unable to finish the temple.

Bandung was very angry.  He knew that it was a dirty trick from Roro Jonggrang.  Then he cursed Roro Jonggrang into a statue.  The statue of Roro Jonggrang is now inside the northern chamber of the main temple which was dedicated to Shiva in Prambanan temple.

TARI SINTREN


Tari Sintren
Sintren adalan kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya di Cirebon. Kesenian ini terkenal di pesisir utara Jawa Barat dan Jawa Tengah, antara lain di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Jatibarang, Brebes, Pemalang, Banyumas,Kabupaten Kuningan, dan Pekalongan. Kesenian Sintren dikenal juga dengan nama lais. Kesenian Sintren dikenal sebagai tarian dengan aroma mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dengan Sulandono.
1.       Sejarah Sintren
Tari sintren memang menceritakan suatu kisah asmara yaitu antara Sulandono dan Sulasih. kisah kasih ini memang sangat klasik yaitu percintaan antara Pengeran dan Rakyat biasa yang hubungan keduanya tidak disetujui sang Ayah. Sulandono seorang Pangeran Putra Ki Baurekso dan Dewi Rantamsi. sedangkan sang kekasih Sulasih adalah rakyat biasa. karena cintanya tidak direstui ayahnya akhirnya Sulandono memutuskan pergi dan bertapa sedangkan Sulasih memilih menjadi penari. Dewi Rantamsi sang ibu menjadi iba dan berusaha membantu kedua nya agar dapat terus berhubungan. akhirnya atas bantuan sang ibu tubuh sulasih dimasuki roh Bidadari dan menemui Sulandono yang sedang bertapa. sejak saat itu pertemuan ke duanya hanya lewat dunia gaib.
Sampai saat ini setiap tari sintren di pentaskan penari perempuan nya memang  di masuki Roh Bidadari oleh Sang Pawang. Penari Sintren juga mempunyai syarat mutlak yaitu si penari harus masih gadis. biasanya sang pawang akan memasukan roh Dewi Lanjar ke dalam tubuh sang penari. konon bila roh sang Dewi Lanjar berhasil di masukan ke dalam tubuh sang penari, gerakanya menjadi lincah dan kecantikan sang gadis akan bertambah. dan jika sang penari memang sudah tidak gadis lagi konon sang bidadari tidak mau turun dan masuk ke dalam tubuh  sang gadis.
Selain sinden, sintren juga diiringi alat musik Tradisional antara lain gamelan, rebana, gentong, gong dan kecrek. kostum yang digunakan si penari pun ber warna-warni dan dilengkapi kaca mata hitam. saat sang penari sudah mulai kerasukan arwah sang bidadari para penonton pun ber lomba-lomba melempari sang penari dengan koin. saat ada koin yang mengenai tubuh sang penari seketika  akan pingsan dan akan menari lagi bila sudah di bacakan mantra oleh sang pawang.

Menjadi penari sintern memang di idam-idam kan oleh banyak gadis belia, karena di percaya bisa cepat mendapatkan jodoh. sintren biasanya diadakan saat ada hajatan misal perkawinan, khitanan dan acara-acara kebudayaan lainya.
2.       Pertunjukan
Sintren diperankan seorang gadis yang masih suci, dibantu oleh pawang dengan diiringi gending 6 orang. Dalam perkembangannya tari sintren sebagai hiburan budaya, kemudian dilengkapi dengan penari pendamping dan bodor (lawak).
Dalam permainan kesenian rakyat pun Dewi Lanjar berpengaruh antara lain dalam permainan Sintren, si pawang (dalang) sering mengundang Roh Dewi Lanjar untuk masuk ke dalam permainan Sintren. Bila, roh Dewi Lanjar berhasil diundang, maka penari Sintren akan terlihat lebih cantik dan membawakan tarian lebih lincah dan mempesona.
3.       Apresiasi Tari Sintren
        Sintren adalah kesenian asli daerah Pantura, termasuk Pekalongan. Tari sintren, kesenian yang berbau mistik ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Pekalongan. Tarian ini memerankan tentang seorang wanita yang dapat berganti pakaian dengan badan terikat serta ditutup dengan kurungan ayam. Dalam pementasannya, ada yang berperan sebagai pawang, membakar menyan,membaca mantra,serta berperan sebagai penari.Saya sebagai masyarakat Pekalongan khusunya warga Smansa, merasa bangga karena sudah memiliki kesenian bisa dibilang hampir tidak ada di daerah lain. Saya berharap kesenian ini dapat dilestarikan,tidak hilang atau tidak di claim oleh negara lain. Karena tarian sintren adalah suatu kesenian yang unik dan langka.

KUMPULAN SOAL FISIKA SMA KELAS X KURIKULUM 2013


1.   Ayah Jono lupa membawa kacamata yang biasa digunakan untuk membaca koran sehingga saat itu beliau membaca koran dengan diletakkan sedikit lebih jauh dari jarak normal yaitu 40 cm. Perkirakan:
a) jenis kelainan mata yang terjadi pada ayah Jono
b) ukuran kacamata yang biasa dipakai ayah Jono
c) jenis lensa kacamata ayah Jono
d) panjang fokus lensa kacamata ayah Jono
2.   Joko memiliki penglihatan jauh yang lemah dengan titik jauhnya kurang lebih 5 meter. Perkirakan ukuran kacamata yang harus dipakai Joko, jenis lensa kacamatanya dan panjang fokus dari lensa kacamata tersebut!
3.   Titik dekat mata seseorang 200 cm di muka mata. Agar orang itu dapat melihat pada jarak 25 cm, maka perlu kacamata berkekuatan....dioptri
4.   Titik jauh penglihatan seseorang 100 cm di muka mata. Orang ini memerlukan kacamata dengan lensa yang dayanya....dioptri
A. 0,5
B. 0,3
C. 3
D. -3
E. -1
5.   Budi memakai kacamata berukuran − 2,5 dioptri perkirakan jarak titik jauh mata Budi!
6.   Seorang penderita presbiopi dengan titik dekat 75 cm. Agar dapat membaca pada jarak baca normal (25 cm), orang itu harus memakai kacamata dengan ukuran.....
A. 
2/3 dioptri
B. 1 dioptri
C. 2 
2/3 dioptri
D. 3 dioptri
E. 3 
2/3 dioptri
7.   Seseorang yang miopi titik dekatnya 20 cm sedang titik jauhnya 50 cm. Agar ia dapat melihat jelas benda yang jauh, ia harus memakai kacamata yang kekuatannya...
A. - 0,5 dioptri 
B. -0,2 dioptri 
C. -2,0 dioptri
D. -5,0 dioptri 
E. +2,0 dioptri 
8.   Seseorang memiliki punctum proximum 50 cm dan punctum remotum tak terhingga. Agar dapat membaca pada jarak normal, orang tersebut haruslah memakai kacamata yang berlensa...
A. positif dengan jarak fokus 0,5 m 
B. positif dengan jarak fokus 0,25 m 
C. negatif dengan jarak fokus 0,5 m 
D. negatif dengan jarak fokus 0,25 m 
E. positif dengan jarak fokus 0,2 m 
9.   Titik jauh penglihatan seseorang 250 cm di muka mata. Orang ini memerlukan kacamata dengan lensa yang dayanya....dioptri.
10. Titik dekat seorang kakek terletak pada jarak 120 cm di depan mata. Untuk melihat dengan jelas suatu benda yang terletak 30 cm di depan mata, kekuatan lensa kacamata yang harus dipakai berdaya....dioptri.

PEMANFAATAN CUACA DAN IKLIM


Penyebaran tumbuh-tumbuhan pada zone panas adalah padi, kelapa, kelapa sawit, jagung, tebu, kopi, dan perkebunan karet (Havea braziliensis). Batas produktif untuk karet kurang lebih 700 meter di atas permukaan laut. Pada zone sedang sejuk, umumnya mulai adanya lahan yang cocok untuk perkebunan teh (Tea assamica dan Tea Cinica) dan perkebunan kina (Cinchonna). Pertanian hortikultura adalah kol, kacang, tomat, kentang, dan cabe. Zona dingin masih ditumbuhi jenis rumput alpina, rhododendrom, dan lumut. Zone dingin pada ketinggian 3500 atau 4400 meter dpl, sering tertutup oleh salju seperti Puncak Jayawijaya, Papua.

Secara umum, Indonesia berada pada zone iklim tropis karena posisi lintangnya yang terletak antara 6°LU–11°LS. Namun karena adanya berbagai faktor geografis, pola 
iklim negara Indonesia memiliki karakteristik tersendiri. Beberapa faktor yang mem pengaruhi pola iklim Indonesia antara lain sebagai berikut.
  1. Letak wilayah Indonesia di sekitar ekuator mengakibatkan rata-rata suhu tahunan senantiasa tinggi (suhu bulan terdingin masih di atas 18°C), karena penyinaran Matahari senantiasa tegak.
  2. Letak kepulauan Indonesia di sekitar ekuator mengakibatkan sebagian besar wilayahnya berada pada kawasan angin tenang (doldrum) sehingga terbebas dari bencana akibat badai tropis (siklon).
  3. Bentuk wilayah Indonesia berupa kepulauan yang dikelilingi laut mengakibatkan rata-rata kelembapan udara tinggi, bahkan pada musim kemaraupun kelembapan relatifnya masih di atas 70%–80%.
  4. Posisi negara Indonesia yang diapit oleh samudra dan benua mengakibatkan pola iklim Indonesia dipengaruhi sirkulasi angin muson yang berembus dari benua Asia atau Australia.
  • Pola Suhu Indonesia
Kondisi suhu udara di atas kepulauan Indonesia senantiasa berkisar sepanjang tahun rata-rata di atas 18°C. Suhu udara harian biasanya mencapai puncaknya sekitar pukul 14.00–15.00, sedangkan suhu terendah biasanya sekitar pukul 05.00–06.00. Selain itu, rata-rata suhu harian dipengaruhi oleh perbedaan ketinggian.
  • Pola Curah Hujan Indonesia
Curah hujan di wilayah Indonesia berbeda-beda di berbagai tempat. Terdapat daerah-daerah yang memiliki curah hujan sangat tinggi, namun ada pula yang relatif rendah. Secara umum, rata-rata curah hujan kawasan Indonesia bagian barat lebih tinggi dibanding kan dengan bagian tengah dan timur. Oleh karena posisi lintang Indonesia terletak di sekitar ekuator, pola curah hujan di atas wilayah Indonesia dipengaruhi oleh pergeseran Daerah Konvergensi Antar Tropik (DKAT). Bulan-bulan yang memiliki curah hujan terbanyak biasanya sesuai dengan posisi DKAT. Sebagai contoh, wilayah Pulau Jawa dilalui oleh garis DKAT sekitar Januari dan Februari. Pada bulan-bulan inilah curah hujan Pulau Jawa mencapai titik tertinggi. Adapun pengaruh DKAT adalah di wilayah tersebut massa udara naik secara vertikal ke atmosfer sehingga banyak membentuk awan dan mengakibatkan turunnya hujan zenithal atau hujan konveksional.
Berdasarkan rata-rata curah hujan tahunan, Kepulauan Indonesia dibagi ke dalam empat daerah hujan, yaitu sebagai berikut.
  1. Daerah curah hujan di atas 3.000 mm/tahun, yaitu wilayah dataran tinggi Sumatra Barat, Kalimantan Tengah, beberapa daerah di Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Lombok, dan dataran tinggi Papua.
  2. Daerah curah hujan antara 2.000–3.000 mm/tahun, yaitu sebagian wilayah Sumatra Timur, Kalimantan Selatan dan Timur, sebagian besar Jawa Barat dan Jawa Tengah, sebagian besar wilayah Papua dan Maluku.
  3. Daerah curah hujan di atas 1.000–2.000 mm/tahun, yaitu sebagian besar wilayah Nusa Tenggara, Kepulauan Aru dan Kepulauan Tanimbar, serta daerah Merauke.
  4. Daerah curah hujan kurang dari 1.000 mm/tahun, meliputi wilayah padang rumput di Nusa Tenggara, kota Palu dan Luwuk Sulawesi Tengah.
Pengaruh Cuaca dan Iklim bagi Kehidupan
Cuaca dan iklim merupakan salah satu faktor alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Pengetahuan tentang pola musim, curah hujan, dan gerakan angin misalnya dapat dimanfaatkan bagi sektor pertanian, perkebunan, dan transportasi. Selain itu pengetahuan tentang karakteristik atmosfer dapat kita manfaatkan untuk pemantulan gelombang radio.
  • Pemanfaatan Cuaca dan Iklim dalam Bidang Pertanian
Bagi Indonesia yang sebagian besar penduduknya bergerak dalam sektor agraris, karakter iklim seperti curah hujan, suhu, dan musim sangat mempengaruhi pola kehidupannya.
Pada zaman dahulu ketika pengetahuan cuaca dan iklim belum berkembang, nenek moyang kita sudah memanfaatkan datangnya musim bagi pola tanam. Mereka berpendapat bahwa bulan-bulan yang berakhiran kata ber (September, Oktober, November, dan Desember) merupakan musim hujan. Pada musim hujan, para petani mulai turun ke sawah dan ladang untuk mengolah lahan. Melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian, faktor-faktor iklim benar-benar dijadikan salah satu pertimbangan dalam penentuan kecocokan jenis tanaman yang akan dibudidayakan di suatu tempat. Misalnya, tanaman padi sangat cocok jika dibudidayakan di daerah dataran rendah yang beriklim panas, sedangkan perkebunan hortikultur sangat baik dikembangkan di dataran tinggi yang suhunya relatif sejuk.
Para nelayan tradisional sering kali memanfaatkan pola angin dan musim pada aktivitas mencari ikan. Sebagai contoh, pada zaman dulu para nelayan memanfaatkan angin darat dan angin laut untuk pergi dan pulang menangkap ikan di laut. Selain itu, para nelayan jarang mencari ikan pada periode berembusnya angin barat, karena sering terjadi angin ribut dan disertai hujan lebat.
  • Pemanfaatan Cuaca dan Iklim dalam Bidang Komunikasi
Salah satu lapisan atmosfer Bumi adalah ionosfer yang memiliki kemampuan memantulkan gelombang radio. Sifat fisik lapisan ini dimanfaatkan manusia dalam bidang komunikasi untuk penyiaran radio, sehingga arus informasi dapat dengan mudah dan cepat diterima oleh masyarakat. 

Melalui kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang atmosfer dan sistem komunikasi, saat ini negara kita telah memiliki satelit komunikasi PALAPA yang ditempatkan di atmosfer pada lokasi geostasioner dengan ketinggian sekitar 36.000 km di atas muka Bumi.
  • Pemanfaatan Cuaca dan Iklim dalam Bidang Transportasi
Dalam bidang transportasi, faktor-faktor cuaca seperti pola angin dan curah hujan sangat mempengaruhi kelancaran jalur transportasi, baik transportasi laut maupun udara. Sebagai contoh jalur pelayaran akan sangat terganggu jika terjadi angin ribut atau badai yang disertai hujan lebat. Demikian pula dalam sistem transportasi udara. Oleh karena itu, setiap hari televisi senantiasa menginformasikan prakiraan cuaca.
  • Pemanfaatan Cuaca di Bidang Industri
Pada industri tradisional banyak yang masih bergantung pada kondisi cuaca. Industri itu umumnya yang membutuhkan panas Matahari, antara lain industri genteng, batu bata, dan kerupuk. Cuaca juga mempengaruhi aktivitas penduduk sehari-hari. Suatu teknik baru yang sangat menarik untuk menelaah iklim masa lalu adalah pemakaian suatu alat yang disebut “termometer geologi”, yang dikembangkan ahli kimia bangsa Amerika bernama Harold C. Vrey dari universitas Chicago. Teknik ini didasarkan pada analisis isotop oksigen

Ø  Perubahan Iklim Global

Iklim di dunia selalu berubah, baik menurut ruang maupun waktu. Perubahan iklim ini dapat dibedakan berdasarkan wilayahnya (ruang), yaitu perubahan iklim secara lokal dan global. Berdasarkan waktu, iklim dapat berubah dalam bentuk siklus, baik harian, musiman, tahunan, maupun puluhan tahun. Perubahan iklim adalah perubahan unsur-unsur iklim yang mempunyai kecenderungan naik atau turun secara nyata.
·       Faktor Penyebab Perubahan Iklim Global
Perubahan iklim global disebabkan oleh meningkatnya kosentrasi gas di atmosfer. Hal ini terjadi sejak revolusi industri yang membangun sumber energi yang berasal dari batu bara, minyak bumi dan gas yang membuang limbah gas di atmosfer seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oksida (N2O). Sang surya yang menyinari bumi juga menghasilkan radiasi panas yang ditangkap oleh atmosfer sehingga udara bumi bersuhu nyaman bagi kehidupan manusia.Apabila kemudian atmosfer bumi dijejali gas, terjadilah “efek selimut” seperti yang terjadi pada rumah kaca, yakni radiasi panas bumi yang lepas ke udara ditahan oleh “selimut gas” sehingga suhu bumi naik dan menjadi panas. Semakin banyak gas dilepas ke udara, semakin tebal “selimut Bumi”, semakin panas pula suhu bumi. Dan beberapa penyebab lainnya ini juga berakibat buruk bagi ekosistem. Sebagai contoh, diatom dalam air yang berfungsi sebagai makanan ikan sekaligus penyerap karbondioksida saat ini terancam populasinya turun akibat ketidakmampuan diatom dalam beradaptasi dengan perubahan suhu yang ada. Jika hal ini terus berlanjut tanpa ada upaya penyelesaian, populasi ikan laut dapat menurun. Selain itu, perubahan iklim ini juga menyebabkan beberapa spesies flora fauna terancam.


·        Dampak Perubahan Iklim Global
Perubahan iklim yang diperkirakan akan menyertai pemanasan global adalah sebagai berikut:
1.      Mencairnya bongkahan es di kutub sehingga permukaan laut naik.
Air laut naik maka akan menenggelamkan pulau dan menghalangi mengalirnya air sungai ke laut yang menimbulkan banjir di dataran rendah kalau di Indonesia seperti pantai utara Pulau Jawa, dataran rendah Sumatera bagian timur, Kalimantan bagian selatan, dan lain-lain. Yang paling mencemaskan adalah berubahnya iklim sehingga berdampak buruk pada pola pertanian Indonesia yang mengandalkan makanan pokok beras pada pertanian sawah yang bergantung pada musim hujan. Suhu bumi yang panas menyebabkan mengeringnya air permukaan sehingga air menjadi langka. Ini memukul pola pertanian berbasis air. 
2.     Meningkatnya resiko kebakaran hutan. 

Upaya Penanggulangan Pengaruh Iklim terhadap Kehidupan
Di zaman ini perubahan cuaca tidak menentu sudah menjadi hal yang wajar, bukan suatu kelangkaan fenomena alam lagi. Jika dulu kita bisa memprediksi kapan akan datang hujan kapan akan datang kemarau sehingga kita bisa mempersiapkan segala sesuatu. Kapan kita harus membawa payung, kapan kita harus membawa jaket dan kapan kita harus menghindari diri dari inar matahari. Namun nyatanya sekarang semuanya menjadi sesuatu yang sulit. Contohnya saja pagi ini cuaca sangat mendukung sehingga kita bisa melakukan aktifitas tanpa terganggu dengan yang namanya cuaca dingin dan hujan. Namun tanpa disangka suasana yang tadinya cerah pada siang hari berubah menjadi mendung, kemudian turun hujan. Setalah hujan selesai kemudian cuaca cerah lagi dan malam hari hujan kembali turun.
Masalah lainnya yang sering muncul di Indonesia dan mungkin Negara yang lainnya, yaitu masalah banjir. Sekarang sekecil apapun hujan yang datang kemungkinan untuk terjadinya banjir semakin besar. Bahkan sekarang banyak sekali berita-berita internasional yang menceritakan tentang kejadian banjir yang terjadi di negara-negara yang jarang sekali bahkan tidak pernah terkena peristiwa ini. Curah hujan yang tinggi akan berdampak pada berlimpahnya air diberbagai tempat. Air yang berlimpah ini bisa saja menyebabkan banjir, kalaupun tidak sampai menimbulkan banjir curah hujan yang tinggi akan membuat aktivitas manusia sedikit tersendat. Itu baru salah satu pengaruh cuaca dan iklim terhadap kehidupan. Masih banyak pengaruh lainnya yang disebabkan oleh cuaca dan iklim disuatu tempat seperti angin badai dan gelombang pasang namun masalah curah hujan ini mungkin menjadi hal yang paling serius karena yang ini adalah peristiwa yang sudah sangat sering sekali terjadi di daerah manapun.





Cara penyelesaiannya atau lebih tepat untuk mengurangi dampak dari banjir itu sendiri, sebagai berikut:

1.        Desain Rumah, salah satu caranya adalah dengan memperhatikan yang namanya desain rumah.
2.       Cuaca dan iklim juga mempengaruhi jenis tanah.
Sebagai contoh jenis tanah yang berawa-rawa akan membuat orang membangun rumah panggung, seperti banyak yang ditemui di wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Rumah panggung ini selain menghindari diri dari banjir juga dari binatang buas yang menghuni rawa-rawa. Contoh lain di daerah yang berbeda adalah dengan membangun rumah dengan atap yang rendah. Banyaknya angin ribut membuat orang-orang yang ada di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta membangun rumah dengan atap yang rendah. Atap rumah yang rendah membuat pergerakan angin tidak bisa menerbangkan atap rumah yang sebagian terbuat dari daun kelapa. Itulah beberapa contoh tentang desain rumah yang aman untuk kita tinggali namun tentunya harus disesuaikan dengan kondisi daerah kita masing-masing. Jangan sampai kita tinggal di Daerah Gunung Kidul kita malah membuat rumah panggung yang nantinya malah rumah kita akan rusak karena terjangan angin ribut. Membersihkan selokan dari sampah-sampah yang dapat menyumbat arus air di selokan, supaya ketika hujan datang air di selokan dapat mengalir dengan lancar.

Perubahan iklim  ini menyebabkan banyak sekali dampak negatifnya dalam kehidupan manusia sehari–hari. Dimulai dari bencana alam yang silih berganti, berkurangnya daratan yang ada, bahaya kerawanan pangan, wabah penyakit seperti malaria, demam berdarah, dan lain–lain. Juga gangguan pada saluran pernafasan dan alergi, bahaya kanker kulit, ketidakseimbangan ekosistem, perluasan daerah padang gurun, penurunan keanekaragaman hayati, jumlah persediaan air tawar bagi penduduk dunia semakin menipis, dan berbagai dampak lainnya yang mungkin saja dapat terjadi sebagai imbas dari efek – efek sebelumnya. Langkah – langkah dalam mengurangi dampak perubahan iklim secara garis besar dapat dibagi menjadi dua, yaitu adaptasi dan mitigasi.
Adaptasi disini adalah upaya penyesuaian diri. Sedangkan mitigasi adalah upaya pengurangan. adaptasi mencakup cara-cara menghadapi perubahan iklim dengan melakukan penyesuaian yang tepat – bertindak untuk mengurangi berbagai pengaruh negatifnya, atau memanfaatkan efek-efek positifnya. Sementara itu, mitigasi meliputi pencarian cara-cara untuk memperlambat emisi gas rumah kaca atau menahannya, atau menyerapnya ke hutan atau ‘penyerap’ karbon lainnya.Masyarakat bersama dengan pemerintah dapat mengembangkan teknologi rumah anti banjir, mulai melakukan penghematan air di bulan – bulan kering, melakukan konservasi keanekaragaman hayati, perbaikan manajemen dan pemeliharaan air yang ada, onservasi daerah tangkapan air, para petani diberikan penyuluhan yang baik tentang sistem irigasi yang jauh lebih baik, melakukan diversifikasi dan intensifikasi pada tanaman pangan dan perkebunan, pengembangan cagar alam atau wilayah konservasi alam, pengembangan peringatan dini untuk mengantisipasi kebakaran hutan, mengadakan konservasi hutan– hutan bakau, terumbu karang, dan vegetasi di pinggir pantai lainnya, pengawasan terhadap penyakit yang lebih baik, dan lain–lain.
Mitigasi,banyak cara yang dapat kita lakukan dengan melakukan upaya pengurangan dampak perubahan iklim ini. Sebagai contoh, mulai mengefisiensikan penggunaan energi yang ada, mengolah sampah–sampah yang ada dengan proses Recycle, Reuse, Reduce. Menanam pohon– pohon di sekitar pekarangan rumah, menggunakan kantong belanja dan mengurangi penggunaan plastik, ke tempat yang jaraknya dekat dengan berjalan kaki, dan lain–lain.